<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>artharry blog &#187; Keamanan Data</title>
	<atom:link href="http://www.artharry.com/blog/category/keamanan-data/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.artharry.com/blog</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Dec 2009 10:01:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Selamat Tahun Baru</title>
		<link>http://www.artharry.com/blog/selamat-tahun-baru.html</link>
		<comments>http://www.artharry.com/blog/selamat-tahun-baru.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2008 08:33:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>artharry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keamanan Data]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[2009]]></category>
		<category><![CDATA[data terpusat]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[subsidi]]></category>
		<category><![CDATA[tahun baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.artharry.com/blog/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[Tidak ada kata lagi yang sesuai untuk mengucapkan selamat datang tahun 2009 selain kata tersebut, Selamat Tahun Baru. Ada apa ditahun 2009? apa rencana ditahun 2009? atau yang skala lebih besar, bagaimana nasib Indonesia ditahun 2009? Jika kita pikirkan, pergantian tahun sama halnya pergantian hari yang terjadi setiap hari. Namun demikian, bagi sebagian orang hal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak ada kata lagi yang sesuai untuk mengucapkan selamat datang tahun 2009 selain kata tersebut, Selamat Tahun Baru. Ada apa ditahun 2009? apa rencana ditahun 2009? atau yang skala lebih besar, bagaimana nasib Indonesia ditahun 2009?</p>
<p>Jika kita pikirkan, pergantian tahun sama halnya pergantian hari yang terjadi setiap hari. Namun demikian, bagi sebagian orang hal ini dijadikan momen spesial, momen untuk memulai harapan yang baru juga. Apakah memang harus berharap kita lebih baik, bagaimana kalo berharap agar negara tercinta Republik Indonesia lebih baik ditahun 2009?</p>
<p><span id="more-114"></span>Ketika kita akan melakukan sesuatu, kita biasanya mendasarkan pada keyakinan kita, keyakinan kalo yang kita kerjakan itu akan sesuai dengan yang kita inginkan. Tanpa keyakinan itu, pasti kita akan ragu dan mengakibatkan hasil yang kurang maksimal. Untuk menjadikan kita yakin dengan yang kita lakukan, tidak jarang kita memerlukan sugesti dari diri mauipun dari luar kita termasuk keluarga maupun teman.</p>
<p>Harapan-harapan yang muncul bersamaan dengan datangnya tahun baru ini juga dapat menjadikan sugesti bagi kita untuk melangkah ke depan dengan keyakinan yang lebih. Kekuatan menghadapi segala macam rintangan pada tahun depan dapat terasa mudah dilalui ketika ada dorongan dari dalam maupun luar. Sehingga hasil yang seperti kita harapkan dapat kita capai. Walaupun demikian jika tidak sesuai dengan yang kita harapkan, maka belum tentu itu merupakan hal terburuk yang kita dapatkan. Hal yang terburuk itu bisa jadi hal terbaik yang kita dapatkan dariNya, daripada kita mendapatkan apa yang kita harapkan tetapi membuat kita celaka.</p>
<p>Untuk negara tercinta, yang kuharapkan ditahun 2009 ini tidak banyak, hanya satu, Bisakah pemerintah mendata dengan akurat semua masyarakatnya? (walaupun pasti ada kelemahan yang perlu diperhatikan juga, diantaranya keamanan data-data tersebut nantinya agar tidak disalah gunakan)</p>
<p>Hal ini bukan tanpa alasan, hampir semua urusan kita dengan pemerintah akan memerlukan data dari kita, mulai dari nama sampai dengan pekerjaan. Jika data kita dapat tersimpan, terupdate dan terpusat, maka hampir semua keperluan kita dengan pemerintah akan berjalan lancar. Sebagai contoh untuk mendata masyarakat kurang mampu, apakah saat ini sudah sesuai sasaran? untuk mengalokasikan dana untuk masyarakat penerima subsidi, apakah sudah tepat sasaran? dan tentu saja saya yakin masih banyak contoh yang lainnya.</p>
<p>Pertanyaan berikutnya adalah, apakah pemerintah mau melakukannya? saya rasa kalau permasalahan mampu atau tidaknya, saya yakin pemerintah pasti mampu. Banyak anak negeri ini yang berpotensi untuk melakukan itu, dan saya rasa juga mau melakukan, namun dukungan pemerintah sangat penting dalam hal ini.</p>
<p>Selamat Tahun Baru 2009, Semoga ditahun 2009 menjadi lebih baik dari sebelumnya, Amien&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.artharry.com/blog/selamat-tahun-baru.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memberi password pada folder</title>
		<link>http://www.artharry.com/blog/memberi-password-pada-folder.html</link>
		<comments>http://www.artharry.com/blog/memberi-password-pada-folder.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2008 05:30:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>artharry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keamanan Data]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[memberi password folder]]></category>
		<category><![CDATA[password folder]]></category>
		<category><![CDATA[sharing folder]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.artharry.com/blog/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Apakah Anda sadar jika file di komputer Anda telah diambil orang? iya, data anda telah berpindah ke komputer orang lain tanpa sepengetahuan Anda. Tetapi jangan panik dulu karena hal ini akan terjadi jika komputer anda terhubung jaringan, baik lokal (Local Area Network / LAN) maupun yang lebih luas seperti internet dan dalam keadaan folder ter-share [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah Anda sadar jika file di komputer Anda telah diambil orang? iya, data anda telah berpindah ke komputer orang lain tanpa sepengetahuan Anda. Tetapi jangan panik dulu karena hal ini akan terjadi jika komputer anda terhubung jaringan, baik lokal (<em>Local Area Network</em> / LAN) maupun yang lebih luas seperti internet dan dalam keadaan folder ter-<em>share</em> (walaupun mungkin ada cara juga untuk mengambil data anda tanpa Anda men-<em>share</em> folder).</p>
<p>Secara umum, apapun komputer dan Sistem Operasi yang Anda pakai hal ini dapat terjadi selama terhubung dengan jaringan (teringat dengan pernyataan: &#8216;Jika ingin komputer Anda aman, pisahkan satu inchi dari jaringan, dengan kata lain jangan sambungkan komputer Anda ke jaringan&#8217;).<span id="more-92"></span></p>
<p>Secara sederhana ada dua cara yang tergantung kepentingan Anda untuk membatasi orang mengakses data ke komputer Anda. Jika ingin sama sekali komputer Anda tidak dapat diakses datanya, dapat diatur melalui <em>Control Panel-&gt;Network Connections</em>. Sedang jika Anda ingin orang tertentu yang dapat mengakses data di komputer Anda, dapat diatur dengan memberi password pada folder yang Anda <em>sharing</em>. (<em>ups, hampir lupa, yang akan kita bahas ini nanti mengenai pemberian password pada folder sharing pada Windows XP</em>)</p>
<p>Bagaimana agar komputer saya tidak bisa diakses atau <em>sharing</em> folder / datanya? atau malah kebalikannya, Kenapa komputer saya tidak bisa <em>sharing</em> data? Kenapa komputer saya tidak bisa <em>sharing</em> printer? itulah sedikitnya pertanyaan yang muncul dari apa yang akan kita lakukan ini. Buka <em>Windows Explorer</em> kemudian menuju ke <em>Control Panel</em>, pilih <em>Network Connections</em> atau <em>Network and Internet Connections</em> kemudian pilih <em>Network Connections</em>. Di sebelah kanan terdapat <em>Local Area Connection</em> kemudian klik kanan dan pilih <em>Properties</em> dan tunggu sampai diaolog <em>Local Area Connection Properties</em> muncul. Terdapat tiga tab, yaitu <em>General</em>, <em>Authentication</em> dan <em>Advanced</em> kemudian pilih tab <em>General</em>. <em>Unchecked</em> atau jangan dikasih tanda centang pada <em>File and Printer Sharing for Microsoft Networks</em> di dalam <em>textbox</em> dibawah tulisan <em>This connection uses the following items:</em> pada tab <em>General</em> tersebut. Kemudian klik OK dan selesai, untuk memastikan apakah folder <em>sharing</em> telah tidak aktif dapat dilakukan dari komputer lain yang satu jaringan.</p>
<p>Untuk memberi password di folder bagi <em>user</em> tertentu yang ingin mengaksesnya, otomatis Anda harus sebagai <em>user</em> yang dapat mengelola user di komputer tersebut, dalam hal ini <em>Administrator</em>. Jadi, sebelumnya lebih baik membuat user dengan level bukan <em>Administrator</em> atau sesuai kebutuhan dan passwordnya pada komputer tersebut. Mengelola <em>user</em> dapat dilakukan melalui <em>Control Panel-&gt;User Accounts</em>. Setelah mempunyai <em>user</em> yang digunakan untuk mengakses folder tersebut, buka <em>Windows Explorer</em> kemudian pilih menu <em>Tools-&gt;Folder Options..</em> dan tunggu kotak dialog <em>Folder Options</em> muncul. Pilih tab <em>View</em> dari empat tab (<em>General, View, File Types, Offline Files</em>) yang ada. <em>Unchecked</em> atau hilangkan tanda centang pada point <em>Use simple file sharing (Recomended)</em> pada <em>textbox</em> dibawah tulisan <em>Advanced settings</em>, dan klik tombol OK.</p>
<p>Seperti halnya melakukan <em>sharing</em> folder, buka <em>Windows Explorer</em> kemudian klik kanan pada folder yang ingin di-<em>share</em> dan pilih <em>Sharing and Security&#8230;</em> sehingga muncul kotak dialog <em>Master Properties</em>. Pilih tab <em>Sharing</em> dari tiga tab (<em>General, Sharing, Customize</em>) yang ada. Pilih radio button <em>Share this folder</em> dari dua radio button (<em>Do not share this folder</em> dan <em>Share this folder</em>) yang ada. Biarkan <em>Share name</em> seperti nama foldernya atau ubah sesuai keinginan, dan beri komentar kalo perlu di bawahnya. Untuk menentukan <em>user</em> yang dapat mengakses folder tersebut, klik tombol <em>Permissions</em> sehingga muncul kotak dialog <em>Permissions for [nama sharing]</em> yang secara default dapat diakses oleh <em>Everyone</em> atau semua orang.</p>
<p>Klilk tombol <em>Remove</em> untuk menghapus user <em>Everyone</em> yang ada secara default tersebut. Kemudian tambahkan user yang telah Anda buat sebelumnya yang berhak mengkases folder tersebut dengan menekan tombol <em>Add</em>, Isikan nama user dan kemudian tekan tombol OK. Tentukan permisi dari user tersebut, apakah hanya membaca file yang ada di folder (beri tanda centang <em>Read</em>) atau merubah (<em>Change</em>) dan bahkan menghapus atau membuat file baru (<em>Full Control</em>), kemudian tekan tombol OK. Folder tersebut secara default dapat diakses oleh maksimal user yang mengetahui user dan passwordnya, akan tetapi untuk dapat membatasi hanya untuk beberapa user, dapat Anda rubah settingannya di <em>User Limit</em>. Setelah pengaturan sudah sesuai keinginan, kemudian tekan tombol OK.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.artharry.com/blog/memberi-password-pada-folder.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>53</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Backup, bagian yang harus kita lakukan</title>
		<link>http://www.artharry.com/blog/backup-bagian-penting-yang-harus-kita-lakukan.html</link>
		<comments>http://www.artharry.com/blog/backup-bagian-penting-yang-harus-kita-lakukan.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2008 02:49:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>artharry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Database]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan Data]]></category>
		<category><![CDATA[backup data]]></category>
		<category><![CDATA[database backup]]></category>
		<category><![CDATA[web backup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.artharry.com/blog/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Backup menurut pandangan saya merupakan proses duplikasi. Disebut duplikasi karena proses yang terjadi disana pada hakikatnya memang seperti itu. Hal ini dilakukan apabila terjadi kerusakan pada data utama sehingga dapat mengembalikan kembali melalui data duplikasi tersebut. Pertanyaan yang muncul selanjutnya adalah mengapa kita perlu melakukan backup? se-penting itukah backup? kapan kita harus melakukan backup? apa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-19" title="Backup Recovery" src="http://www.artharry.com/blog/wp-content/uploads/2008/07/backuprecovery-284x300.jpg" alt="Backup Recovery" width="155" height="165" />Backup menurut pandangan saya merupakan proses duplikasi. Disebut duplikasi karena proses yang terjadi disana pada hakikatnya memang seperti itu. Hal ini dilakukan apabila terjadi kerusakan pada data utama sehingga dapat mengembalikan kembali melalui data duplikasi tersebut.</p>
<p>Pertanyaan yang muncul selanjutnya adalah mengapa kita perlu melakukan backup? se-penting itukah backup? kapan kita harus melakukan backup? apa saja yang harus kita backup? dimana kita harus meletakan data hasil backup?<br />
Itu semua tergantung dengan data yang kita miliki yang akan kita backup.<br />
<span id="more-5"></span><br />
Untuk mengantisipasi ketika terjadi kerusakan data, <em>penghapusan secara sengaja maupun tidak</em>, atau media penyimpanan data, <em>dalam hal ini perangakat keras</em>, yang hilang atau rusak maka diperlukan adanya backup data. Hal ini sangat membantu ketika kita ingin mengembalikan data aslinya walaupun tidak persis saat terjadinya kerusakan data, akan tetapi setidak²nya mendekati atau tergantung dari kapan kita melakukan backup data tersebut dengan me-<em>restore</em>nya. Seandainya kita tidak mempunyai data backup, <em>ya benar</em>, pasti kita tidak akan bisa mengembalikannya. Jadi kita tidak akan membuat data tersebut dari awal lagi, melainkan hanya menambahkan data selama backup terakhir sampai dengan terjadinya kerusakan data.</p>
<p>Waktu untuk melakukan backup data tergantung dari kebutuhan kita dengan acuan seberapa penting data tersebut dan seberapa banyak perubahan data dalam sehari, seminggu atau mungkin juga sebulan. Jika data tersebut dalam sehari mengalami perubahan yang sangat berarti maka akan lebih baik jika dilakukan setiap hari, sehingga ketika ada kerusakan data pada tengah hari hanya data setengah hari tersebut yang mungkin akan hilang. Jadi tergantung dari banyak sedikitnya perubahan data yang kita miliki.</p>
<p>Sedangkan data apa yang harus kita amankan (<em>backup</em>) juga sangat tergantung dari perubahan data tersebut. Misalnya kita memiliki sistem yang melakukan penyimpanan data pada suatu database, maka antara sistem dan database pasti akan memiliki perbedaan frekuensi backup antara keduanya. Ketika sistem sudah tidak lagi mengalami perubahan, maka sistem tidak perlu kita backup setiap hari melainkan ketika ada perubahan saja. Sedangkan data yang disimpan dalam database pasti akan mengalami banyak perubahan tergantung banyak sedikitnya transaksi yang berlangsung.</p>
<p>Apakah sampai disini sudah bisa dikatakan aman, <em>belum</em>,  minimal kita jangan hanya mempercayakan media penyimpanan pada satu tempat saja, sehingga jika kita sebelumnya menyimpan data hasil backup pada hardisk, maka tidak ada salahnya kita juga meyimpannya dalam kepingan CD ata DVD jika telah mencapai kapasitas yang besar. Jadi walaupun kita kehilangan data backup dalam hardisk, kita masih punya lagi data backup yang lain.</p>
<p>Semua pada akhirnya tergantung Anda, jadi tergantung penting tidaknya data yang anda miliki dan apakah sudah mempercayakan media penyimpanan yang ada tanpa melakukan backup. Namun demikian, backup merupakan bagian yang harus kita lakukan sebagai antisipasi.</p>
<p><em>* image from: profitability.net</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.artharry.com/blog/backup-bagian-penting-yang-harus-kita-lakukan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

