Uncategorized
- September 30, 2008
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Setahun sekali pasti datang bulan Ramadhan dan berikutnya adalah bulan Syawal atau sering kita sebut dengan lebaran. Namun, dulu pernah dalam satu tahun lebaran dua kali, kok bisa? ya bisa lah, begini ceritanya pada waktu itu (lupa tahun berapa
) lebaran yang pertama jatuh pada awal bulan januari dan lebaran yang kedua jatuh pada bulan desembar akhir. Iya, maksutnya tadi lebaran terjadi dua kali pada tahun Masehi, padahal lebaran kan ngitungnya pake tahun Hijriyah yang notabene jumlah hari dalam satu bulannya tidak sama dan lebih sedikit hitungan tahun Hijriyah.
Bulan yang hanya datang satu tahun sekali membuat mereka berlomba-lomba untuk beribadah, tetapi kebanyakan yang ada di berbagai tempat hal itu hanya terjadi pada awal bulan.
Apakah fenomena ini juga terjadi di tempat Anda? mungkin iya, hehe.. tetapi yang lebih parah lagi apakah setelah perginya bulan Ramadhan ini membuat Masjid-Masjid ramai lagi? apa akan ramai lagi bulan Ramadhan yang akan datang? biasanya sih gitu, dari yang kutahu, semoga tidak begitu adanya di tempat Anda, Amin. Kalo boleh mengutip dari blogger terkenal, katanya “Islam Setahun Sekali” kurang lebih seperti itu kalo ngga salah tangkap.
Lebaran itu baju baru, lebaran itu mudik, lebaran itu ke tempat nenek, lebaran itu bersih. hehe.. iklan banget. Kalo memang seperti itu, berarti selama setahun kedepan kita akan melumuri diri kita dengan dosa dan akan mandi membersihkannya pada waktu bulan Ramadhan. Apakah tidak terpikir oleh kita bahwa kematian datang tanpa memberi tahu, bagaimana kalo datang ketika kita sedang berlumur dengan dosa?
Dosa menurutku ada dua, yaitu dosa vertikal dan dosa horizontal. Ketika kita melakukan perbuatan dosa dan telah bertaubat dengan sungguh-sungguh insya’allah kita akan diampuni dosa-dosa kita, namun demikian ketika kita berdosa terhadap sesama tidak akan diampuni sebelum orang itu mengampuni dosa kita. Hal inilah yang menjadikan bulan Ramadhan dan Syawal untuk dijadikan momen yang tepat untuk saling memaafkan setelah kita meminta maaf kepada Allah swt. Walaupun sebenarnya memang untuk bertaubat dan meminta maaf itu tidak harus menunggu bulan Ramadhan dan Syawal.
Akhirnya (wuih, pendahuluannya panjang banget,
) sebagai manusia yang berlumur dosa ini ijinkan untuk meminta maaf kepada semuanya atas dosa yang telah kuperbuat. Ini ada pantun dapat dari YM, temen yang ngirim, (maaf kalo dia ngopas dari salah satu dari Anda yang baca ini,
)
Mlaku-mlaku ning Malioboro
Menawi sayah numpak becak luwih sekeca
Sugeng riyadi kagem panjenengan sedaya
Sagung kalepatan nyuwun diparingi pangapuraNumpak andhong ning Kotagedhe, tuku ali-ali kagem eyang putri.
Bilih aku nduwe luput gedhe, nyuwun kawelasan sampean ampuni.Ning gunung ketur tuku bolah, kanggo ndodomi sajadahe simbah
Dudu salahmu sing gawe susah, nafsu amarahku sing gawe bubrah
8 Responses to “Selamat Hari Raya Idul Fitri”
Get Hari Raya Graphics Here
By ferry on Oct 6, 2008
OK, thanks..
By artharry on Oct 7, 2008
maav lahir bathin… maav juga baru maav2an… he..he..
By masenchipz on Oct 23, 2008
maaf lahir bathin juga mas, salam kenal..
By artharry on Oct 24, 2008
Numpak andong ning kotagedhe?…emang pernah? Koq gak mampir omahku?….lahir bathin dan selamat lahir juga buat juniornya
By youlee on Nov 4, 2008
Hehehe.. belum pernah Bu.. Mampirnya kapan-kapan aja,
Mohon maaf lahir bathin juga.. Terimakasih..
By artharry on Nov 4, 2008
Apa kabar ?
Aku suka postingan mu
Semoga hari mu menyenangkan
Terima Kasih
By David Santos on Nov 28, 2008
Kabar baik,
Terimakasih,
Amin,
Hope your day groovy too..
By artharry on Nov 28, 2008